Archive for December, 2006

M A M A

Monday, December 18th, 2006

Kasih Ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia

Deuh, tiba2 ajah beberapa hari lalu inget mama (ha ha ha ketauan deh jarang inget ortu). Terkadang tanpa disadari satu hari lewat begitu aja karena kesibukan yang kita miliki dan ga inget sm ortu (kecuali yg serumah sm ortu-pastinya selalu ktemu). Kalo aku kan ngekos.. Bener2 ya kalo inget kebaikan ortu tuh ga ada habisnya.. Hari ini pengen ngebahas kebaikan mama.. lho kok papa ga dibahas?? Papa mama sama ajalah..
beberapa dr kebaikan Ibu kepada anaknya:
1. Kebaikan di dlm memberikan perlindungan dan penjagaan selama anak dalam kandungan.
    Dengan berlalunya bulan kelima organ penting berkembang. Dlm waktu tujuh minggu, keenam alat indra mulai tumbuh, badan ibu menjadi berat; Diamnya dan gerakan-gerakan janin adalah laksana angin kalpic; Baju-baju Ibu yang cantik tidak dapat dipakai dengan baik lagi, dan begitu juga cerminnyapun berdebu.
2. Kebaikan dalam menanggung derita selama kehamilan
    Puncaknya adalah kesulitan dengan semakin dekatnya kelahiran, Sementara itu setiap pagi Ibu merasa sangat sakit, Dan sepanjang hari terasa ngantuk dan lamban, Ketakutan dan kegelisahannya sukar dilukiskan, Kesedihan dan air mata memenuhi dadanya, Dia dengan khawatir mengatakan kepada keluarganya, bahwa ia hanya takut maut akan menimpa dirinya.
3. Kebaikan untuk melupakan semua kesakitan begitu anak telah lahir
    Pada saat ibu akan melahirkan anak, Kelima organ semua terbuka lebar, Menyebabkan dia sangat letih dalam badan dan pikiran, Darah mengalir laksana seekor doma yang disembelih. Tetapi, ketika mendengar bahwa anak terlahir sehat, Dia dipenuhi dengan kegembiraan yang melimpah. Tetapi setelah kegembiraan, kesedihan datnag kembali, dan rasa sakit kembali mengaduk-aduk bagian dalam tubuhnya
4. Kebaikan dari memakan bagian yang pahit bagi dirinya dan menyimpan bagian yang manis untuk anaknya
    Kebaikan kedua ortu sgt besar dan dlm. Penjgaan dan pengabdiannya tidak pernah berhenti. Tidak pernah beristirahat, ibu senantiasa menyimpan yang manis utk anaknya, dan tanpa mengeluh menelan yg pahit bagi dirinya. Cintanya amat besar, kebaikannya amat mendalam. Hanya menginginkan anak cukup makanan, Ibu yang kasih tidak membicarakan kelaparannya sendiri
5. Kebaikan utk memindahkan anak ke tempat yang kering dan dirinya sendiri di tempat yg basah
    Ibu rela berada di tempat basah agar dengan demikian anak berada d t4 kering. Dengan kedua payudaranya dia memuaskan rasa lapur dan haus anak; Menutupi dengan kainnya, ia melindungi anak dr angin dan dingin; Dalam kebaikannya, kepala Ibu jarang lega di atas bantal; Bahkan ia melakukan dengan gembira selama anak dapat merasa senang, Ibu yg baik tidak mencari penghiburan bagi dirinya sendiri
6. Kebaikan menyusui anak pada payudaranya dan memberi makan serta memelihara anak
    Ibu yg baik bagaikan bumi yg besar; Ayah yg tegar laksana langit yg mengasihi; Yg satu melindungi dr atas, yg lainnya menunjang dr bawah, Kebaikan ortu adlg sedemikian shg tetap menyukai anaknya meskipun anak terlahir lumpuh.
7. Kebaikan dr membersihkan yg kotor
    Mula-mula ibu punya wajah cantik dan tubuh indah, tapi kebaikan ibu yg begitu dlm hingga dia melepaskan wajah yg cantik, Sekalipun mencuci yg kotor merusak badannya. Ibu yg baik bertindak hny demi kepentingan putra-putrinya dan rela menerima kecantikannya yg memudar
8. Kebaikan dr slalu memikirkan anak bila dia berjalan jauh
    Kematian dr org yg dicintai sulit terlukiskan penderitaannya. Berpisah dr yg dikasihi jg menyakitkan. Bila anak berjalan jauh, Ibu merasa khwatir di kampungnya. Dr pagi hingga malam hatinya slalu bersama anaknya, air mata jatuh berderai dr matanya. Sedikit demi sedikit hatinya hancur
9. Kebaikan krn kasih sayang yang dalam dan pengabdian
    Kebaikannya mendalam dan sukar membalasnya. Mereka khawatir bila pada waktu mlm sang anak berbaring kedinginan. Bahkan kesakitan sebentar yg dialami puta-putrinya membuta Ibu bersusah hati
10. Kebaikan dr rasa kasihan dan simpati
    Sekalipun sang Ibu hidup untuk seratus tahun, dia akan mengkhawatirkan anaknya yang berumur delapan puluh tahun. Inginkah anda mengetahui kapan kebaikan dan cinta yang demikian itu berakhir? Ia bahkan tidak mulai berkurang hingga akhir hidupnya.
(SUTRA BAKTI SEORANG ANAK)

Pentingnya dengerin kata hati

Thursday, December 7th, 2006

Kata hati emang ga bisa bohong. Penting bgt utk dengerin kata hati. Sesuatu yang nggak sesuai dgn kata hati, percuma dipaksain, malah kerasa makin sakit sakit sakit.. malah makin menderita.. bukannya kita semua ingin bahagia??!! so, ngapain nyiksa diri dengan menyangkal kata hati.. kata hati tau mana yang terbaik untuk diri kita sendiri..

Kematian

Thursday, December 7th, 2006

Ada banyak yang beranggapan bahwa kata ‘kematian’ tabu untuk diucapkan.. Misal kita ngajak org ngom:’sadar ga sih, kalo bentar lagi kita juga bisa mati, malah bisa aja besok!?’ seringkali komentar tersebut akan dibalas dgn kata2: ‘gila lo! nyumpahin gue mati ya?!!!’.. Padahal kita pasti mati, waktu kematian itu ga pasti, dan ketika kematian itu tiba ga ada yg kita bawa kecuali semua praktik kebaikan yg pernh kita buat. Tapi ya emang sulit nyadarin hal ginian. Hari2 lewat githu ajah buat kerja, jalan2, nonton, dan hal-hal ‘menyenangkan’ lainnya. Kenapa tabu ngomongin kematian!!?? Karena dia bisa dtg kpn aja, justru kita harus nyiapin diri untuk itu.. kalo tiba2 dia dtg kita bisa pe-de. Kadang kita ngerasa masih muda dan ngebayangin bahwa kita msh pny byk wkt di lain hari.
Aku punya teman, orangnya baik bgt. Luar biasa dia di mata aku ‘cewek yg luar biasa’. Baik hati bgt, tutur kata halus, nggak neko-neko, sederhana, dsb. Dan dia udah meninggal mendahului aku. Dia ninggal taon ini. Dan waktu itu aku sadar bahwa di akhir hidupnyapun dia masih begitu baik untuk ingetin temen2nya bahwa kita bisa mati kpn saja, dan dalam kondisi apa aja,bahkan dalam umur yang masih begitu muda (22 tahun). Saat dimana semua orang sibuk memikirkan karir mereka dan kebehagiaan untuk hari depan di kehidupan ini. Sedangkan dia mencoba melawan penyakitnya, dan tetap tersenyum ke aku saat itu. Thx fren.. terkadang kalo aku inget temenku ini, aku ngerasa ada banyak pertanyaan yang mau aku tanyain ke dia, tapi sekarang mau cari di manapun di belahan dunia ini, dia udah ga ada. Begitupun juga dgn aku. Suatu hari nanti, mau cari dimanapaun, di belahan dunia manapun, nggak akan bisa lagi nemuin vivie yang kayak gini. So, manfaatin tubuh yang udah kamu dapetin saat ini, sehingga hidupmu yang akan datang terjamin.. (anggap aja hidupmu cuma sekali ini!! — btw, aku percaya bahwa hidup ga cuma satu kali ini. Hidup yg saat ini hanya sebagian kecil dr kehidupan tanpa henti dalam siklus lahir-mati-lahir-mati).
Aku kasih analogi. Misal kita dikasih pinjam buku yang bagus bgt, yang dah lama kita cari2, yang pengen bgt kita baca. Buku ini tebal dan harus dikembalikan dalam waktu 1 hari. Apa yang kita lakukan? Tentu aja manfaatin sebaik-baiknya. Kita akan baca tuh buku sepanjang hari. Kita pasti akan bener2 memanfaatkannya.. Githu jg dgn tubuh jasmani ini. kita cuma ‘pinjam’..!! So, ya dimanfaatin buat hal yg baik2.. karena suatu hari nanti mau dibalikin..

Rumah ‘berpenunggu’

Thursday, December 7th, 2006

Di rumah yang aku tempatin sekarang, katanya ada penunggu yang mendominasi. Emang sih awal2 gue datang, rasanya kepala berat bgt (ngantuk kaleeeee). hehehe.. TRus ada beberapa org yg dtg juga ngerasain hawa ga enak. Akhirnya setelah nanya2, diketahuilah bahwa sang penunggu adalah kakek dan nenek. Si kakek ada di langit-langit rumah (gimana caranya nangkring di sono, kek??) dan si nenek aka di jendela. Setelah dilakukan doa bersama, suasana rumah jd agak enakan. Walaupun demikian si kakek dan nenek tak jua beranjak pergi. Ga pa pa yang kek, nek.. asal kita ga saling ganggu ajah.. adem2 ajah ya di sana.. yg penting gue kagak bisa ngeliat keberadaan kalian..